<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cara Cepat Haji dan Umrah</title>
	<atom:link href="http://travelhaji.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://travelhaji.wordpress.com</link>
	<description>Mewujudkan Impian anda menunaikan Umrah dan Haji</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Jan 2012 19:13:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='travelhaji.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Cara Cepat Haji dan Umrah</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://travelhaji.wordpress.com/osd.xml" title="Cara Cepat Haji dan Umrah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://travelhaji.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Meningkatkan hasil bisnis dengan Backlink Gaib</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2011/10/13/meningkatkan-hasil-bisnis-dengan-backlink-gaib/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2011/10/13/meningkatkan-hasil-bisnis-dengan-backlink-gaib/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 09:20:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islami]]></category>
		<category><![CDATA[backlink gaib]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia sedekah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[Backlink Gaib adalah sebuah istilah yang disebutkan di sebuah blog bisnis dengan judul Backlink Gaib kiat sukses bisnis online saya .Istilah ini yang semula beredar di kalangan murid Sekolah.in,namun sejak pak Kepseknya mengadakan kontes SEO dengan anchor textnya Backlink Gaib, maka semakin ramailah istilah ini di dunia maya. Backlink Gaib ini mulai membahana di dunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=182&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><strong><a href="http://travelhaji.files.wordpress.com/2011/10/backlink-gaib-300x285.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-183" title="backlink gaib " src="http://travelhaji.files.wordpress.com/2011/10/backlink-gaib-300x285.jpg?w=655" alt="backlink gaib "   /></a>Backlink Gaib</strong> adalah sebuah istilah yang disebutkan di sebuah blog bisnis dengan judul <a href="http://www.belajaraffiliasi.com/backlink-gaib-kiat-sukses-bisnis-online-saya/" target="_blank"><strong>Backlink Gaib</strong></a> kiat sukses bisnis online saya .Istilah ini yang semula beredar di kalangan murid Sekolah.in,namun sejak pak Kepseknya mengadakan kontes SEO dengan anchor textnya Backlink Gaib, maka semakin ramailah istilah ini di dunia maya.<span id="more-182"></span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Backlink Gaib ini mulai membahana di dunia maya khususnya para pebisnis online, salah satu penunjang kesuksesan pebisnis online adalah bertenggernya keyword atau kata kunci di halaman pertama di search engine dan yang paling berpengaruh adalah google, search engine terbesar di dunia maya.salah satu cara agar bisa berada di posisi halaman pertama adalah banyaknya backlink yang mengarah ke website kita.Untuk itu banyak teknik dan tips agar bisa bertengger di halaman pertama tersebut,namun terkadang walupun posisi sebuah website berada di halaman pertama,tetap saja keuntungan yang diraih belum maksimal. Nah untuk urusan inilah perlunya sentuhan sebuah backlink gaib</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Selanjutnya apakah yang dimaksud backlink gaib tersebut?,</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Backlink Gaib pada dasarnya adalah usaha menyerahkan segala urusan kepada Sang Khalik sebagai tanda kelemahan hamba yang memang tak memiliki daya dan upaya.Sedekah merupakan salah satu unsur Backlink Gaib yang paling ringan sekaligus paling berat .Mengapa ringan ? karena senyumpun ke sesama adalah sedekah,namun sekaligus berat karena kadang banyak alasan yang menggagalkannya  apalagi kalau dalam jumlah yang besar.Namun yang terberat adalah unsur ke ikhlasan di dalamnya yang tidak sedikit orang gagal dalam meraihnya.</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Sebenarnya Backlink Gaib yang dikenal di <a href="http://membership.sekolah.in/go.php?r=22&amp;i=b1" target="_blank">sekolah.in,</a>bukan hanya sedekah saja,namun ada beberapa cara lagi yang bisa dilakukan dalam rangka memberikan backlink gaib bagi usaha online kita.Diantaranya adalah shalat Tahajjud dan Sholat Dhuha dimana sudah tidak diragukan lagi keshahihan ayat dan hadistnya untuk memperlancar segala urusan dan juga solusi kehidupan dunia akhirat.Satu lagi adalah membaca Alqur’an setiap hari ,banyak yang menyarankan untuk membaca selalu surah-surah yang memberikan kemudahan hidup,misalnya Alwaqiah,Arrahman,Al Mulk. Dsb..intinya jangan lepas lah dari Alqur’an,paling tidak membaca 2 halaman sehari dah cukup memperkuat backlink gaib anda.</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;"><em>Backlink Gaib</em> alias sedekah ini terbukti ampuh dalam hasilnya,walaupun kadar ikhlas di dalamnya kurang hasilnya tetap menakjubkan,sudah banyak bukti dan testimoni yang bertebaran di dunia maya akan keampuhan sedekah ini.</span></p>
<h3><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Mari Semarakkan Backlink Gaib Ini</span></h3>
<p><span style="font-family:Arial;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/category/artikel-islami/'>Artikel Islami</a> Tagged: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/backlink-gaib/'>backlink gaib</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/rahasia-sedekah/'>rahasia sedekah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/182/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=182&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2011/10/13/meningkatkan-hasil-bisnis-dengan-backlink-gaib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://travelhaji.files.wordpress.com/2011/10/backlink-gaib-300x285.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">backlink gaib </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat Mimpi Bertemu Nabi Muhammad SAW</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2010/06/22/kiat-mimpi-bertemu-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2010/06/22/kiat-mimpi-bertemu-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 09:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Ada nggak yang pernah bermimpi bertemu Rasulullah ? Maukah anda mimpi bertemu dengan Rasulullah ? Jujur saya juga belum pernah mimpi bertemu Rasulullah dan sangat ingin bisa bermimpi bertemu Rasululla Karena mimpi bertemu Rasulullah adalah sesuatu yang sangat langkah dan hanya orang-orang yang dikaruniai anugerah besar yang bisa bermimpi melihat Nabi SAW. Jika anda bermimpi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=164&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada nggak yang pernah bermimpi bertemu Rasulullah ?</p>
<p>Maukah anda mimpi bertemu dengan Rasulullah ?</p>
<p>Jujur saya juga belum pernah mimpi bertemu Rasulullah dan sangat ingin bisa bermimpi bertemu Rasululla</p>
<p>Karena mimpi bertemu Rasulullah adalah sesuatu yang sangat langkah dan hanya orang-orang yang dikaruniai anugerah besar yang bisa bermimpi melihat Nabi SAW.</p>
<p><span id="more-164"></span></p>
<p>Jika anda bermimpi bertemu Rasulullah maka yakinlah bahwa emang yang di dalam mimpi itu adalah Rasulullah,karena ada hadist yang mengatakan bahwa “Wajah Rasulullah tidak bisa di tiru oleh syetan ataupun bangsa Jin”.Lalu gimana dong caranya agar bisa bermimpi bertemu dengan Rasulullah ?</p>
<p>Dari baca-baca beberapa artikel..salah satu kiatnya adalah menjalankan Sunnahnya dan banyak  bershalawat ke Beliau dan yang terpenting adalah Ada anugerah dan izin dari Allah.Dan satu hal yang paling wajib adalah anda harus TIDUR …    </p>
<p>Lha kalau tidak tidur bukan mimpi namanya kan ?? wakakakak  <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> eace:Hanya itu sajakah tipsnya ? hehe gampang banget ya? Lalu kenapa belum mimpi-mimpi juga ???Rupanya ada satu lagi yaitu : LOVE BIN MAHABBAH BIN CINTA terhadap Rasulullah dan itu harus dengan PURE BIN MURNI BIN TULUS  dari dalam HATI .</p>
<p>Pertanyaannya adalah sudahkah kita bisa melaksanakan syarat tersebut ???Untuk lebih jelasnya Yukk kita saksikan eh baca kisah berikut ini di……………… :</p>
<p>Dengan wajah muram seorang murid bersimpuh di hadapan syaikhnya. Sang syaikh dengan wajah dan suara berwibawa bertanya kepadanya,”Apakah gerangan merisaukanmu?”</p>
<p> “Wahai syaikh, sudah lama aku ingin melihat wajah Nabiku SAW walau hanya lewat mimpi. Namun, sampai sekarang keinginanku belum juga terkabul,” jelas si murid.</p>
<p> “Oo… rupanya itu yang kau inginkan. Tunggu sebentar…”Sang syaikh mengeluarkan pena, kemudian menuliskan sesuatu untuk muridnya.</p>
<p>“Nih…, bacalah setiap hari seribu kali, insya Allah kau akan bertemu dengan Nabimu.</p>
<p> Dengan wajah berseri pulanglah si murid membawa catatan itu. Namun, setelah beberapa minggu, kembalilah si murid ke rumah syaikhnya memberitahukan bahwa bacaan yang diberikannya tidak menghasilkan apa-apa. </p>
<p>Sang syaikh segera memberikan bacaan lain. Namun, beberapa minggu kemudian muridnya kembali dengan lesu memberitahukan bahwa bacaan itu pun masih belum menghasilkan apa-apa.</p>
<p>Setelah diam beberapa saat, berkatalah sang syaikh, “Nanti malam datanglah engkau kemari. Aku mengundangmu makan malam.”</p>
<p>Sang murid mengangguk kemudian pulang ke rumahnya. Setelah tiba saatnya, pergilah ia ke rumah sang syaikh untuk memenuhi undangannya. Ia merasa heran melihat syaikhnya hanya menghidangkan ikan asin saja.</p>
<p>“Makan, makanlah semua ikan itu, jangan sisakan sedikit pun!” kata sang syeikh kepada muridnya.</p>
<p> Karena tergolong murid taat, maka ia habiskan seluruh ikan asin yang ada. Selesai makan ia merasa kehausan karena memang ikan asin membuat orang mudah kehausan. Ia segera meraih segelas air dingin yang ada di hadapannya.</p>
<p>“Letakkan kembali gelas itu!” perintah sang syaikh. “Kau tidak boleh minum air itu hingga esok pagi, dan malam ini kau tidur di rumahku!</p>
<p>Dengan penuh rasa heran diturutinya perintah syaikhnya. Malam itu ia tak bisa tidur. Lehernya serasa tercekik karena kehausan. Ia membolak-balikkan badannya, hingga akhirnya tertidur karena kelelahan.</p>
<p>Apa yang terjadi? Malam itu ia mimpi, Syeikhnya menyodorkan segelas air dingin. Setelah minum, ia terjaga dari tidurnya. Mimpi itu sangat nyata. Seakan benar-benar terjadi padanya.</p>
<p>“Apa yang kau impikan?” tanya sang syeikh yang berdiri tak jauh darinya.</p>
<p>“Syaikh aku tidak memimpikan Nabiku SAW, aku mimpi minum air.”</p>
<p>Tersenyumlah sang syaikh mendengar jawaban muridnya. Kemudian dengan bijaksana ia berkata, “Jika cintamu pada Nabi SAW seperti cintamu pada air sejuk itu niscaya kau akan memimpikannya.</p>
<p>Menangislah si murid. Ia baru sadar bahwa ternyata dalam hatinya belum cukup ada rasa cinta kepada Nabi. Ia masih lebih mencintai dunia daripada Nabi. Ia masih banyak meninggalkan sunahnya. Ia masih belum meneladani akhlaknya. Ia masih lebih mencintai air..</p>
<p>Kisah dari teman dan dia dapat kiriman (Ustadz Nabil Najib Assegaf)</p>
<p>Source : <a href="http://www.belajaraffiliasi.com/2009/09/kiat-mimpi-bertemu-nabi-muhammad-saw/">http://www.belajaraffiliasi.com </a></p>
<br />Filed under: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/category/artikel-islami/'>Artikel Islami</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=164&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2010/06/22/kiat-mimpi-bertemu-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengertian Haji Mabrur</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2010/04/20/pengertian-haji-mabrur/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2010/04/20/pengertian-haji-mabrur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 08:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Haji & Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[haji Mabrur]]></category>
		<category><![CDATA[manasik haji]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian haji mabrur]]></category>
		<category><![CDATA[petunjuk Rasulullah menggapai haji mabrur]]></category>
		<category><![CDATA[sunnah Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Salah seorang Ulama Hadis Al Hafidh Ibn Hajar al&#8217; Asqalani dalam kitab Fathul Baarii, syarah Bukhori Muslim menjelaskan: &#8220;Haji mabrur adalah haji yang maqbul yakni haji yang diterima oleh Alah SWT.&#8221;  Pendapat lain yang saling menguatkan dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam syarah Muslim: &#8220;Haji mabrur itu ialah haji yang tidak dikotori oleh dosa, atau haji [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=160&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Salah seorang Ulama Hadis Al Hafidh Ibn Hajar al&#8217; Asqalani dalam kitab Fathul Baarii, syarah Bukhori Muslim menjelaskan: &#8220;Haji mabrur adalah haji yang maqbul yakni haji yang diterima oleh Alah SWT.&#8221;<span id="more-160"></span></p>
<p style="text-align:justify;"> Pendapat lain yang saling menguatkan dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam syarah Muslim: &#8220;Haji mabrur itu ialah haji yang tidak dikotori oleh dosa, atau haji yang diterima Allah SWT, yang tidak ada riyanya, tidak ada sum&#8217;ah tidak rafats dan tidak fusuq.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya oleh Abu Bakar Jabir al Jazaari dalam kitab, Minhajul Muslimin mengungkapkan bahwa: &#8220;Haji mabrur itu ialah haji yang bersih dari segala dosa, penuh dengan amal shaleh dan kebajikan-kebajikan.&#8221; Berdasarkan rumusan yang diberikan oleh para Ulama di atas tentang pengertian haji mabrur ini, maka dapat kita simpulkan bahwa haji mambur adalah haji yang dapat disempurnakan segala hukum-hukum berdasarkan perintah Allah dan Rasulullah SAW. Sebuah predikat haji yang tidak mendatangkan perasaan riya&#8217; bersih dari dosa senantiasa dibarengi dengan peningkatan amal-amal shalih, tidak ingin disanjung dan tidak melakukan perbuatan keji dan merusak.</p>
<p style="text-align:justify;"> <span style="text-decoration:underline;"><strong>Petunjuk Rasulullah SAW Dalam Menggapai Haji Mabrur.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Meskipun pada hakikatnya, bahwa hanya Allah lah yang menentukan dan mengetahui apakah diterima dan tidaknya haji yang kita tunaikan. Namun melalui penjelasan yang bersumber dari Rasulullah SAW, setidaknya menjadi penguat bagi kita untuk lebih berharap kepada Alah SWT agar ibadah haji yang kita tunaikan menjadi haji mabrur. Petunjuk Rasulullah Saw sebagaimana dijelaskan dalam hadis-Nya dalam menggapai haji mabrur antara lain:</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama, Tunaikanlah ibadah haji dengan benar-benar berangkat dari motivasi dan niat yang ikhlas karena Allah SWT. Kedudukan niat dalam setiap ibadah dalam Islam menempati posisi yang sangat penting, bahkan niat menjadi penilaian dari setiap arah dan tujuah ibadah yang kita yang tunaikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu juga halnya dengan pelaksanaan ibadah yang memerlukan kesanggupan materil dan sprituil ini. Penegasan dan pelurusan niat yang benar-benar harus ditujukan dalam rangka mencapai ridha Allah SWT secara ekplisit dijelaskan dalam firman-Nya: &#8220;Dan tidaklah mereka disuruh kecuali melainkan untuk menyembah Allah SWTdan mengikhlaskan agama (semata-mata) karena Allah.&#8221; (QS. AL Bayyinah: 5)</p>
<p style="text-align:justify;">Penegasan niat di atas dikuatkan lagi oleh Rasulullah SAW, yang dijelaskan dalam sabdanya: &#8220;Sesungguh setiap perbuatan tergantung dari niatnya dan masing-masing mendapat pahala dari niatnya itu.&#8221; (Muttafaq&#8217; Alaihi). Oleh karena haji harus benar-benar diniatkan karena Allah SWT. Apalagi haji ini, sangat sarat dengan perasaan riya&#8217; dan sum&#8217;ah, mengingat tidak semua orang dapat menunaikan ibadah ini, seperti halnya ibadah-ibadah lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak sedikit orang menunaikan ibadah haji lantaran ingin mendapat prestise &#8220;Haji&#8221; sehingga dijadikan sebagai alat memperkuat status sosialnya, khususnya untuk mendapatkan legitimasi sosial dari masyarakat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua, segala biaya dan nafkah yang digunakan untuk menunaikan ibadah haji haruslah benar-benar bersumber dari yang halal. Apa sebenarnya yang ingin kita capai dari pelaksanaan haji ini ?</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak lain ingin menyempurnakan sesuatu yang prinsipil terhadap keberislaman kita, sehingga kita termasuk orang-orang yang dekat kepada-Nya. Jadi, apa artinya haji yang akan kita tunaikan, jika ternyata bukan mendekatkan diri kita kepada Allah. Setiap ibadah yang kita tunaikan dengan biaya yang bersumberkan dari yang haram, tidak akan bernilai di sisi Allah SWT dengan kata lain ibadah hajinya akan ditolak (ma&#8217;zur).</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah SAW:&#8221; Jika seseorang pergi menunaikan haji dengan biaya dari harta yang halaldan kemudian diucapkannya, &#8220;Labbaikallaahumma labbaik ( ya Allah, inilah aku datang memenuhi panggilan-Mu). Maka berkata penyeru dari langit: &#8220;Allah menyambut dan menerima kedatanganmu dan semoga kamu berbahagia. Pembekalanmu halal, pengangkutanmu juga halal, maka hajimu mabrur, tidak dicampuri dosa.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya, jika ia pergi dengan harta yang haram, dan ia mengucapkan: &#8220;Labbaik&#8221;. Maka penyeru dari langit berseru: &#8220;Tidak diterima kunjunganmu dan engkau tidak berbahagia. Pembekalanmu haram, pembelanjaanmu juga haram, maka hajimu ma&#8217;zur (mendatangkan dosa) atau tidak diterima.&#8221; (HR. Tabrani).</p>
<p style="text-align:justify;">Meskipun terdapat khilafiah tentang sah tidaknya haji dengan biaya yang haram, akan tetapi berdasarkan hadis Rasulullah SAW dan logika/ akal sehat kita sendiri, bagaimana mungkin haji kita berkenan disisi Allah SWTsedangkan biaya pelaksanaannya bersumber dari yang tidak diridhai Allah SWT.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketiga, Melakukan manasik hajinya dengan meneladani dan mempedomani manasik haji Rasulullah SAW. Ini sudah pasti dan dapat dipahami, karena ibadah haji merupapakan ibadah mahdhah yang cara pelaksanaanya mutlak harus mempedomani Rasulullah SAW.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, manasik haji yang kita lakukan harus benar-benar sesuai dengan manasik haji yag dilakukan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana sadanya: &#8220;Hendaklah kamu mengambil manasik hajimu dari aku.&#8221; (HR. Muslim). Alangkah baiknya, jika setiap kita yang ingin menunaikan ibadah haji ini, terlebih dahulu mempelajari dengan sebaik-baiknya manasik haji Rasulullah SAW. Manasik haji ini sangat menentukan mabrurnya haji kita atau tidak, dan manasik haji yang tepat dan benar adalah manasik hajinya Rasulullah SAW.</p>
<p style="text-align:justify;">Keempat, Ibadah haji yang ditunaikan harus mampu memperbaiki akhlak dan tingkah laku. Sesudah kembali dari tanah suci, dan dapat menyelesaikan manasik hajinya secara sempurna, mulai dari berihram di maiqat yang telah ditentukan, thawaf di keliling baitullah, sa&#8217;I antara Shafa dan Marwah, wuquf di &#8216;Arafah, mabit di Muzdalifa.</p>
<p style="text-align:justify;">Melontar jumrah dan bermalan di Mina, thawaf ifadlah dan akhirnya thawaf wada&#8217; ketika kembali ke tanah air, sesuai dengan kitabullah dan petunjuk Rasulullah SAW (tidak rafats, tidak fusuq dan tidak bertengkar/bermusuhan), maka itu semua menjadi sarana untuk merefungsionalisasikan tujuan hidup kita agar kembali kepada fitrah yang sebenarnya, yakni menjadi manusia yang memiliki akhlak yang terpuji. Kita harus mengingat bahwa tujuan ibadah dalam Islam, tidak terkecuali ibadah haji adalah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Upaya pendekatan ini sekaligus mensucikan jiwa kita menjadi jiwa bersih sehingga dengan jiwa yang bersih ini melahirkan perilaku dan akhlak yang mulia (manusia sejati). Ibadah haji yang membentuk perilaku akhlak terpuji dan mulia ini diukur dengan peningkatan amal-amal kebajikan yang kita lakukan, baik terhadap Allah SWT secara vertikal dan hubungan sesama manusia secara horizontal.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulan</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak satu pun diantara kita yang menginginkan setiap ibadah yang kita lakukan tidak diterima Allah SWT. Pelaksanaan ibadah haji merupakan pelaksanaan yang memerlukan kesanggupan yang lebih besar daripada ibadah lainnya dalam sistem ajaran Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Di samping ibadah ini merupakan ibadah yang berdimensi spiritualitas yang tinggi, juga sangat sarat dengan nilai-nilai sejarah dalam tradisi kenabian yang mengagungkan. Dengan berangkat dari niat yang suci dan ikhlas semata-mata berharap ridha Allah SWT, dengan biaya haji yang halal, mengikuti manasik haji yang dipraktikkan Rasul SAW dan menghiasi dirinya dengan amal-amal shalih dan akhlakul karimah, merupakan indikator ibadah haji di terima Allah SWT. Semoga.</p>
<br />Filed under: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/category/pengetahuan-haji-umrah/'>Pengetahuan Haji &amp; Umrah</a> Tagged: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/haji-mabrur/'>haji Mabrur</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/manasik-haji/'>manasik haji</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/pengertian-haji-mabrur/'>pengertian haji mabrur</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/petunjuk-rasulullah-menggapai-haji-mabrur/'>petunjuk Rasulullah menggapai haji mabrur</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/sunnah-rasulullah/'>sunnah Rasulullah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=160&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2010/04/20/pengertian-haji-mabrur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>4 RUKUN KA&#8217;BAH</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2010/03/22/4-rukun-kabah/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2010/03/22/4-rukun-kabah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 08:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Haji & Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi rukun ka'bah]]></category>
		<category><![CDATA[rukun aswad]]></category>
		<category><![CDATA[rukun iraqi]]></category>
		<category><![CDATA[rukun ka'bah]]></category>
		<category><![CDATA[rukun syami]]></category>
		<category><![CDATA[rukun yamani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[  Rukun yang dimaksudkan disini adalah rukun yang arti harfiahnya &#8220;Sudut atau Pojok&#8221;. Dalam pengertian itulah keempat sudut Ka&#8217;bah diberi nama Rukun Aswad, Rukun Iraqi, Rukun Syami dan Rukun Yamani Rukun Yamani dan Rukun Aswad.(Sudut Aswad) disebut juga &#8220;Dua rukun Yamani&#8221; karena kedua rukun ini menghadap ke arah negeri Yaman. Rukun Aswad  lebih dikenal dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=157&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2> </h2>
<p>Rukun yang dimaksudkan disini adalah rukun yang arti harfiahnya &#8220;Sudut atau Pojok&#8221;. Dalam pengertian itulah keempat sudut Ka&#8217;bah diberi nama Rukun Aswad, Rukun Iraqi, Rukun Syami dan Rukun Yamani<span id="more-157"></span></p>
<p>Rukun Yamani dan Rukun Aswad.(Sudut Aswad)</p>
<p>disebut juga &#8220;Dua rukun Yamani&#8221; karena kedua rukun ini menghadap ke arah negeri Yaman. Rukun Aswad  lebih dikenal dengan Hajar Aswad atau Batu Hitam. Rukun ini dipandang sebagai rukun yang paling penting dan lebih dimuliakan disisi Allah SWT, karena memiliki nilai sangat istimewa. Para jema&#8217;ah haji biasanya mencium dan mengusap Hajar Aswad. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW.</p>
<p>&#8220;Ma&#8217;atitu &#8216;alaihi Qaththun illaa wa jibrillu Qaimun indahu</p>
<p>yastaqkfiru liman yastalimuhu&#8221;</p>
<p>Artinya</p>
<p>&#8220;saya tidak pernah mendatanginya melainkan jibril berdiri di sisinya,</p>
<p> minta ampunkan setiap orang yang mengecupnya&#8221;</p>
<p>Rukun ini memiliki 4 empat keutamaan, yaitu</p>
<p>Rukun ini dibagun persis diatas rukun aslinya atau diatas pondasi yang dibangun kembali oleh nabi Ibrahim AS.</p>
<p>Tempat diletakkannya batu Hajar Aswad.</p>
<p>Tempat untuk memulai dan mengakhiri ibadah Tawaf</p>
<p>Merupakan salah satu tempat berdo&#8217;a yang paling mustazab.</p>
<p>Rukun Iraqi dan Rukun Syami</p>
<p>disebut juga &#8220;Dua Rukun Syamiani&#8221; karena keduanya mengarah ke negeri Syam yang sekarang meliputi semua negara yang terletak dipantai timur Laut Tengah, seperti Yordania, Palestina, Suriah dan Lebanon.</p>
<br />Filed under: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/category/pengetahuan-haji-umrah/'>Pengetahuan Haji &amp; Umrah</a> Tagged: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/lokasi-rukun-kabah/'>lokasi rukun ka'bah</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/rukun-aswad/'>rukun aswad</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/rukun-iraqi/'>rukun iraqi</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/rukun-kabah/'>rukun ka'bah</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/rukun-syami/'>rukun syami</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/rukun-yamani/'>rukun yamani</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=157&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2010/03/22/4-rukun-kabah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENJELASAN DAM/DENDA</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2010/02/09/penjelasan-damdenda/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2010/02/09/penjelasan-damdenda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 08:26:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Haji & Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[DAM]]></category>
		<category><![CDATA[denda haji]]></category>
		<category><![CDATA[macam-macam denda haji]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran haji]]></category>
		<category><![CDATA[penjelasan denda Haji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[DAM (denda)   Denda atau tebusan bagi mereka yang menunaikan haji atau umrah tetapi melakukan pelanggaran ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan. Pelanggaran itu misalnya melakukan larangan &#8211; larangan Ihram atau tidak dapat menyempurnakan wajib haji seperti mabit di Mina atau Muzdalifah. Para Ulama tela sepakat bahwa seseorang yang menunaikan ibadah haji akan dikenakan Dam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=154&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DAM (denda) </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Denda atau tebusan bagi mereka yang menunaikan haji atau umrah tetapi melakukan pelanggaran ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan. Pelanggaran itu misalnya melakukan larangan &#8211; larangan Ihram atau tidak dapat menyempurnakan wajib haji seperti mabit di Mina atau Muzdalifah. Para Ulama tela sepakat bahwa seseorang yang menunaikan ibadah haji akan dikenakan Dam apabila melakukan antara lain pelanggaran &#8211; pelanggaran sebagai berikut :<span id="more-154"></span></p>
<p>Melakukan Haji Qiran atau Tamattu.</p>
<p>Tidak Ihram dari Miqat</p>
<p>Tidak Mabit I di Muzdalifah</p>
<p>Tidak Mabit II di Mina</p>
<p>Tidak melontar Jumrah</p>
<p>Tidak melakukan Tawaf Wada</p>
<p>DAM TAKHYIR TA&#8217;DIL</p>
<p>Membayar dam untuk kesalahan melakukan salah satu dari dua perkara yaitu ; memburu binatang darat yang boleh dimakan dagingnya, atau menebang, memotong dan mencabut tanaman di tanah suci. Dendanya adalah salah satu berikut ini : Memotong seekor kambing atau memberi Fidayah kepada fakir miskin senilai satu kambingitu atau berpuasa selama 10 hari.</p>
<p>DAM TAKHYIR TAKDIR.</p>
<p>Membayar denda karena melakukan satu dari larangan-larangan berikut ini :</p>
<p>Memotong ,mencabut rambut atau bulu badan,</p>
<p>Mengenakan pakaian terlarang sewaktu ihram</p>
<p>Memakai minyak wangi pada rambut atau jenggot</p>
<p>Memawak wewangian pada badan atau pakaian</p>
<p>Bersetubuh sebelum Tahallul kedua.</p>
<p>Dam yang dikenakan terhadap pelanggaran tersebut adalah memotong seekor kambing atau memberi makan fakir miskin senilai kambing itu atau berpuasa selama 10 hari.</p>
<p>DAM TARTIB TA&#8217;DIL</p>
<p>Membayar denda karena bersetubuh dengan istri sebelum tahallul, yaitu dengan menyembelih seekor unta atau 7 ekor kambing atau memberi makan fakir miskin senilai satu unta atau berpuasa selama 10 hari.</p>
<p>DAM TARTIB TAKDIR</p>
<p>Membayar denda karena melakukan salah satu perkara &#8211; perkara sebagai berikut ;</p>
<p>Melakukan Haji Tamattu atau Qiran.</p>
<p>Tidak melakukan Wukuf di Arafah</p>
<p>Tidak Melontar Jumrah</p>
<p>Tidak Mabit di Muzdalifah</p>
<p>Tidak Mabit di Mina</p>
<p>Tidak Ihram di Miqat</p>
<p>Tidak melakukan Tawaf Wada</p>
<p>Tidak memenuhi nazar yang diikrarkan.</p>
<p>Dam yang dikenakan terhadap pelanggaran tersebut adalah memotong seekor kambing atau memberi makan fakir miskin senilai kambing itu atau berpuasa selama 10 hari.</p>
<p>PELANGGARAN DAN DENDA</p>
<p>Larangan                                Kondisi                   Dam atau denda</p>
<p>Memakai Pakaian                   Pria                         Memotong seekor kambing , berpuasa selama 10</p>
<p>                                                                              hari.3 hari di tanah suci sisa di tanah air</p>
<p>Menutup kepala                     Pria                           Memotong seekor kambing</p>
<p>Menutup muka atau tangan         Wanita                      Memotong seekor kambing</p>
<p>Memotong rambut                 Lebih dari 12 helai   Memotong seekor kambing</p>
<p>Memotong Kuku                   Kurang dari 12 helai   Memberi makan Fakir Miskin</p>
<p>Memakai wewangian             Pria/Wanita               Bersedekah 1 Mud</p>
<p>Berburu atau membunuh</p>
<p>binatang buruan                                                     Memotong seekor kambing atau</p>
<p>                                                                              memberi makan 60 orang miskin atau</p>
<p>                                                                              berpuasa setiap fakir miskin satu hari</p>
<p>                                                                              puasa</p>
<p>Bertengkar                            Pria/Wanita               Memotong seekor kambing</p>
<p>Merusak tanaman di tanah suci                                     Memotong seekor kambing</p>
<p>Melakukan akad nikah</p>
<p>atau menikahkan                    Sebelum Tahallul Awal     Memotong seekor kambing</p>
<p>Bersetubuh                            Sesudah tahallul Awal   Hajinya Batal, Wajib Memotong seekor</p>
<p>                                                                              unta atau sapi atau puasa selama 10</p>
<p>                                                                              hari.3 hari di tanah suci sisa di tanah air.</p>
<p>                                                                              Hajinya sah, Wajib memotong seekor</p>
<p>                                                                              unta atau sapi.</p>
<br />Filed under: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/category/pengetahuan-haji-umrah/'>Pengetahuan Haji &amp; Umrah</a> Tagged: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/dam/'>DAM</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/denda-haji/'>denda haji</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/macam-macam-denda-haji/'>macam-macam denda haji</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/pelanggaran-haji/'>pelanggaran haji</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/penjelasan-denda-haji/'>penjelasan denda Haji</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=154&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2010/02/09/penjelasan-damdenda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENJELASAN MIQAT</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2010/02/05/penjelasan-miqat/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2010/02/05/penjelasan-miqat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 08:34:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cara miqot haji]]></category>
		<category><![CDATA[memulai miqot]]></category>
		<category><![CDATA[penjelasan miqot haji]]></category>
		<category><![CDATA[peta miqot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[MIQAT Miqat secara harfiah berarti batas yaitu garis demarkasi atau garis batas antara boleh atau tidak,atau perintah mulai atau berhenti, yaitu kapan mulai melapazkan niat dan maksud melintasi batas antara Tanah Biasa dengan Tanah Suci. Sewaktu memasuki Tanah Suci itulah semua jama&#8217;ah harus berpakaian Ihram dan mengetuk pintu perbatasan yang dijaga oleh penghuni &#8211; penghuni [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=148&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>MIQAT</h2>
<p>Miqat secara harfiah berarti batas yaitu garis demarkasi atau garis batas antara boleh atau tidak,atau perintah mulai atau berhenti, yaitu kapan mulai melapazkan niat dan maksud melintasi batas antara Tanah Biasa dengan Tanah Suci. Sewaktu memasuki Tanah Suci itulah semua jama&#8217;ah harus berpakaian Ihram dan mengetuk pintu perbatasan yang dijaga oleh penghuni &#8211; penghuni surga. <span id="more-148"></span></p>
<p>Ketuk pintu atau salam itulah yang harus diucapkan talbiyah dan keadaan berpakaian Ihram. Miqat yang dimulai dengan pemakaian pakaian ihram harus dilakukan sebelum melintasi batas &#8211; batas yang dimaksud. Miqat dibedakan atas dua macam yaitu ; <span style="color:#ff6600;">Miqat Zamani </span>(batas waktu) dan <span style="color:#ff6600;">Miqat Makami</span> (batas letak tanah).</p>
<h3>MIQAT ZAMANI</h3>
<p>Adalah Miqat yang berhubungan dengan batas waktu, yaitu kapan atau pada tanggal dan bulan apa hitungan Haji itu ?. Miqat Zamani disebut dalam Al-Qur&#8217;an dalam surat Al-Baqarah ayat 189 dan 197. Ayat pertama menjelaskan kedudukan bulan sabit sebagai tanda waktu bagi manusia dan Miqat bagi jama&#8217;ah haji. Ayat kedua menegaskan, bahwa yang dimaksud dengan Bulan &#8211; Bulan Haji atau waktu haji adalah beberapa bulan tertentu.</p>
<p>Para Ulama sepakat bahwa bulan yang dimaksud adalah bulan Syawal, Zulkaidah dan Zulhijah. Yaitu mulai dari tanggal 1 syawal s/d 10 Zulhijah. yang jumlah keseluruhannya adalah 69 hari. akan tetapi untuk bulan Zulhijah masih ada perbedaan pendapat apakah seluruh atau sebagian saja.</p>
<h3>MIQAT MAKANI</h3>
<p>Yaitu miqat berdasarkan peta atau batas tanah geografis, tempat seseorang harus mulai menggunakan pakaian Ihram untuk melintas batas tanah suci dan berniat hendak melaksanakan Ibadah Haji atau Umrah. Miqat Makani antara lain :</p>
<p>1. Bier Ali (disebut juga Zulhulayfah), letaknya sekitar 12 km dari Madinah, merupakan miqat bagi orang yang datang dari arah Madinah.</p>
<p>2. Al-Juhfah, suatu tempat yang terletak antara Mekah dan Madinah, sekitar 187 km dari Mekah, dan merupakan miqat bagi jama&#8217;ah yang datang dari Syam (Suriah), Mesir dan Maroko atau yang searah. Setelah hilangnya ciri &#8211; ciri Al-juhfah, miqat ini diganti dengan miqat lainnya yakni Rabigh, yang berjarak 204 km dari Mekah.</p>
<p>3. Yalamlam, sebuah bukit di sebelah selatan 54 km dari Mekah, merupakan miqat bagi jama&#8217;ah yang datang dari arah Yaman dan Asia.</p>
<p>4. Qarnul Manazil, sebuah bukit di sebelah Timur 94 km dari Mekah.</p>
<p>5. Zatu Irqin, suatu tempat Miqat yang terletak di sebelah utara Mekah, berjarak 94 km dari Mekah, merupakan miqat bagi jama&#8217;ah dari Iraq dan yang searah.</p>
<p> <a href="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/02/miqot.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-149" title="MIQOT" src="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/02/miqot.jpg?w=655" alt="Peta tempat miqat unutk Haji"   /></a></p>
<p>Semua Miqat ditetapkan langsung oleh Nabi sebagaimana disebutkan disebutkan dalam hadis-hadis Bukhari, Muslim dll. Namun untuk miqat Zatu Irqin terdapat dua riwayat. Menurt Bukhari miqat ini ditetapkan oleh Umar bin Khatab, sedangkan menurut riwayat Abu Daud miqat ini ditetapkan oleh Rasulallah. Sebuah Miqat berlaku bagi orang-orang yang berdomisili didaerah itu dan lainnya yang dalam perjalanannya di Mekah melalui tempat itu. Bagi penduduk Mekah maka tempat ia mulai Ihram adalah pintu rumahnya.</p>
<br />Filed under: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/cara-miqot-haji/'>cara miqot haji</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/memulai-miqot/'>memulai miqot</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/penjelasan-miqot-haji/'>penjelasan miqot haji</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/peta-miqot/'>peta miqot</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/148/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/148/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/148/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=148&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2010/02/05/penjelasan-miqat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/02/miqot.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">MIQOT</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENJELASAN JUMRAH</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/29/penjelasan-jumrah/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/29/penjelasan-jumrah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 01:57:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Haji & Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[manasik haji]]></category>
		<category><![CDATA[Melontar Jumrah]]></category>
		<category><![CDATA[penjelasan Jumrah]]></category>
		<category><![CDATA[Tata cara Jumrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Melontar jumrah adalah salah satu wajib haji. Jama&#8217;ah yang tidak melontar wajib membayar Dam (denda) berupa seekor kambing. kalau tidak mampu boleh membayar Fidyah atau berpuasa 10 hari yaitu 3 hari dimasa haji di tanah suci dan sisanya di tanah air. Waktu melontar mulai setelah lewat tengah malam sampai terbenam matahari, sedangkan utamanya pada waktu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=145&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melontar jumrah adalah salah satu wajib haji. Jama&#8217;ah yang tidak melontar wajib membayar Dam (denda) berupa seekor kambing. kalau tidak mampu boleh membayar Fidyah atau berpuasa 10 hari yaitu 3 hari dimasa haji di tanah suci dan sisanya di tanah air.<span id="more-145"></span></p>
<p>Waktu melontar mulai setelah lewat tengah malam sampai terbenam matahari, sedangkan utamanya pada waktu duha (pagi setelah matahri terbit). Pada tanggal 10 Zulhijah (Hari Nahr) jema&#8217;ah haji hanya melontar 1 jumrah saja yaitu jumrah Aqabah.</p>
<p>Kemudian pada hari-hari Tasyrik yang lain, yaitu pada tanggal 11, 12, 13 Zulhijah yang dilontar adalah ketiga-tiganya (Ula, Wusta, dan Aqabah). Melontar dimulai sesudah masuk waktu Zuhur atau sesaat tergelincirnya matahari sampai terbit besok pagi. Jumrah yang terletak paling dekat dengan Mekah disebut jumrah Aqabah, letaknya diatas perbukitan Aqabah.</p>
<p> <a href="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/01/jumrah.jpg"><img class="size-full wp-image-146 alignnone" title="Jumrah" src="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/01/jumrah.jpg?w=655" alt="Peta Jumrah haji"   /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong> JUMRAH</strong></p>
<p>Jumrah Artinya tempat pelemparan, yang didirikan untuk memperingati saat nabi Ibrahim digoda oleh setan agar tidak melaksanakan perintah Allah menyembelih putranya Ismail. Tiga kali beliau digoda tiga kali pulaia melontarkan batunya kepada setan sebagaimana diperintah dab dibimbing langsung oleh malaikat. Ditempat &#8211; tempat inilah kemudian dibangun Tugu &#8211; tugu dengan nama Ula, Wusta, dan Aqabah.</p>
<p>Jumrah Ula (jumrah pertama), disebut juga &#8216;Jumrah Surgha&#8217; ( jumrah yang kecil ) terletak dekat mesjid Khaif.</p>
<p>Jumrah Wusta (jumrah kedua), disebut juga &#8216;Jumrah Tsaniyah&#8217; ( jumrah yang sedang ) terletak diantara kedua jumrah yaitu Jumrah Ula dan Jumrah Aqabah.</p>
<p>Jumrah Aqabah (jumrah ketiga), yang disebut juga &#8216;Jumrah Tsalitsah&#8217; ( Jumrah yang besar ) berada dipintu gerbang Mina.</p>
<h2>JADWAL MELONTAR JUMRAH</h2>
<p>Tanggal              Mata Acara                                                         Waktu</p>
<p>                                                                                Mulai                                   Akhir</p>
<p>9 Zulhijah           Wukuf dipadang Arafah                  Siang di waktu matahari</p>
<p>                                                                                rebah ke arah tenggelam     Tengah Malam</p>
<p>10 Zulhijah       Melontar Jumrah Aqabah sebanyak 7       Setelah Tengah Malam         Tengah  Malam</p>
<p>11 Zulhijah       Melontar ketiga Jumrah secara berurutan</p>
<p>Ula                  Mulai tergelincirnya Matahari                                                   Tengah Malam</p>
<p>Wusta              Mulai tergelincirnya Matahari                                                   Tengah Malam</p>
<p>Aqabah            Mulai tergelincirnya Matahari                                                   Tengah Malam</p>
<p>12 Zulhijah       Melontar ketiga Jumrah secara berurutan</p>
<p>Ula                  Mulai tergelincirnya Matahari                                                        Tengah Malam</p>
<p>Wusta              Mulai tergelincirnya Matahari                                            Tengah Malam</p>
<p>Aqabah            Mulai tergelincirnya Matahari                                           Tengah Malam</p>
<p>13 Zulhijah       Melontar ketiga Jumrah secara berurutan</p>
<p>Ula                  Mulai tergelincirnya Matahari                                                       Tengah Malam</p>
<p>Wusta              Mulai tergelincirnya Matahari                                           Tengah Malam</p>
<p>Aqabah            Mulai tergelincirnya Matahari                                          Tengah Malam</p>
<br />Filed under: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/category/pengetahuan-haji-umrah/'>Pengetahuan Haji &amp; Umrah</a> Tagged: <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/manasik-haji/'>manasik haji</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/melontar-jumrah/'>Melontar Jumrah</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/penjelasan-jumrah/'>penjelasan Jumrah</a>, <a href='http://travelhaji.wordpress.com/tag/tata-cara-jumrah/'>Tata cara Jumrah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/145/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=145&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/29/penjelasan-jumrah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/01/jumrah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Jumrah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENJELASAN MABIT</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/27/penjelasan-mabit/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/27/penjelasan-mabit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 08:17:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Haji & Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[cara Mabit naik Haji]]></category>
		<category><![CDATA[manasik haji]]></category>
		<category><![CDATA[Penjelasan Mabit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Mabit adalah berhenti sejenak atau bermalam beberapa hari untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam pelaksanaan melontar Jumrah yang merupakan salah satu wajib ibadah haji mabit dilakukan 2 tahap di 2 tempat yaitu di Muzdalifah dan di Mina. Tahap Pertama : Mabit di Muzdalifah dilakukan tanggal 10 Zulhijah, yaitu lewat tengah malam sehabis wukuf di padang Arafah. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=142&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mabit adalah berhenti sejenak atau bermalam beberapa hari untuk mempersiapkan segala sesuatu dalam pelaksanaan melontar Jumrah yang merupakan salah satu wajib ibadah haji mabit dilakukan 2 tahap di 2 tempat yaitu di Muzdalifah dan di Mina.<span id="more-142"></span></p>
<p>Tahap Pertama : Mabit di Muzdalifah dilakukan tanggal 10 Zulhijah, yaitu lewat tengah malam sehabis wukuf di padang Arafah. Mabit tahap pertama ini biasanya hanya beberapa saat saja, yaitu secukup waktu untuk mengumpulkan 7 buah krikil guna melontar jumrah Aqabah.</p>
<p>Tahap Kedua : Mabit ini dilakukan di Mina dalam 2 hari  (11 dan 12 Zulhijah) bagi yang akan mengambil &#8216;Nafar Awal&#8217;, dan 3 hari (11,12,13 Zulhijah) bagi yang akan mengambil &#8216;Nafar Akhir&#8217;. Dari hari pertama sampai terakhir dari mabit di Mina ini adalah melontar ketiga jumrah Ula, Wusta dan Aqabah.</p>
<p><strong>NAFAR AWAL</strong></p>
<p>Yang dimaksud dengan Nafar Awal adalah apabila kita hanya melontar 3 hari, bukan 4 hari seperti Nafar Sani/Akhir. Disebut Awal karena jama&#8217;ah lebih awal meninggalkan Mina kembali ke Mekah. Dan hanya melontar sebanyak 3 hari. Total krikil yang dilontar jama&#8217;ah nafar awal adalah 49 butir.</p>
<p>Jama&#8217;ah haji pelaku Nafar Awal hanya 2 malam menginap di Mina dan meninggalkan Mina pada tanggal 12 Zulhijah sebelum matahari terbenam.</p>
<p><strong>NAFAR SANI/AKHIR</strong></p>
<p>Disebut Nafar Sani atau Nafar Akhir apabila Jama&#8217;ah melontar Jumrah selama 4 (empat) hari pada tanggal 10, 11, 12 dan 13 Zulhijah sehingga jumlah batu yang dilontar sebanyak 70 butir. Disebut Nafar Sani/AKhir karena jema&#8217;ah haji bermalam di Mina 3(tiga)  malam dan meninggalkan Mina pada tanggal 13 Zulhijah.</p>
<p style="text-align:center;">Tabel Jumlah Krikil</p>
<p>NAFAR AWAL             Aqabah         Ula                 Wusta                        Krikil</p>
<p>10 Zulhijah                      7 x                 -                     -                               7 Butir</p>
<p>11 Zulhijah                      7 x                7 x                  7 x                           21 Butir</p>
<p>12 Zulhijah                      7 x                7 x                  7 x                           21 Butir</p>
<p>Jumlah Krikil                                                                                                   49 Butir</p>
<p>NAFAR SANI                Aqabah         Ula                 Wusta                        Krikil</p>
<p>10 Zulhijah                      7 x                 -                               -                     7 Butir</p>
<p>11 Zulhijah                       7 x                7 x                  7 x                           21 Butir</p>
<p>12 Zulhijah                      7 x                7 x                  7 x                           21 Butir</p>
<p>13 Zulhijah                      7 x                7 x                  7 x                           21 Butir</p>
<p>               Jumlah Krikil                                                                                   70 Butir</p>
<br />Posted in Pengetahuan Haji &amp; Umrah Tagged: cara Mabit naik Haji, manasik haji, Penjelasan Mabit <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=142&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/27/penjelasan-mabit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENJELASAN TAHALLUL</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/26/penjelasan-tahallul/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/26/penjelasan-tahallul/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 04:15:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Haji & Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[manasik haji]]></category>
		<category><![CDATA[Tahallul.tata cara tahallul]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[TAHALLUL Menurut bahasa Tahallul berarti &#8216;menjadi boleh&#8217; atau &#8216;diperbolehkan&#8217;. Dengan demikian tahallul ialah diperbolehkan atau dibebaskannya seseorang dari larangan atau pantangan Ihram. Pembebasan tersebut ditandai dengan tahallul yaitu dengan mencukur atau memotong rambut sedikitnya 3 helai rambut. Semua Mashab berpendapat bahwa tahallul merupakan wajib haji, hanya Syafi&#8217;iyah menganggapnya sebagai rukun haji, sebagai mana firman allah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=138&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TAHALLUL Menurut bahasa Tahallul berarti &#8216;menjadi boleh&#8217; atau &#8216;diperbolehkan&#8217;. Dengan demikian tahallul ialah diperbolehkan atau dibebaskannya seseorang dari larangan atau pantangan Ihram. Pembebasan tersebut ditandai dengan tahallul yaitu dengan mencukur atau memotong rambut sedikitnya 3 helai rambut. <span id="more-138"></span></p>
<p>Semua Mashab berpendapat bahwa tahallul merupakan wajib haji, hanya Syafi&#8217;iyah menganggapnya sebagai rukun haji, sebagai mana firman allah dalam surat AL Fath ayat 27 : <span style="color:#3366ff;"><em>&#8220;Lakad shadaqal laahu rasuulahur ru&#8217;ya bilhaqqi latadkhulunnal masjidal haraama in syaa-al laahu aaminiina muhalliqiina ruu-usakum wa muqash-shiriina laa takhaafuuna fa&#8217;alima maalam ta&#8217;lamuu faja&#8217;ala min duuni dzaalika fat-han qariibaa.&#8221;</em> </span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Artinya : &#8220;Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada RasulNya bahwa mimpi RasulNya itu akan menjadi kenyataan. Yaitu engkau beserta penduduk Mekah lainnya akan memasuki kota Mekah Insya Allah dengan aman, bebas dari rasa takut terhadap kaum musyrik dengan mencukur rata kepalamu, sedang yang lain mengguntingnya saja. Tuhan mengetahui apa yang tidak kamu ketahui itu. Dibalik &#8216;Yang tidak kamu ketahui itu&#8217; Tuhan memberi kemenangan lebih dahulu kepadamu pada waktu dekat&#8221;.</span></p>
<p><span style="color:#3366ff;">Tahallul Awal</span>. Melepaskan diri dari keadaan Ihram, setelah melakukan dua diantara tiga perbuatan alternatif sebagai berikut : Melontar Jumrah Aqabah dan Mencukur. Melontar Jumrah Aqabah dan Tawaf Ifadah, Tawaf Ifadah, Sa&#8217;i dan Mencukur.</p>
<p><span style="color:#3366ff;">Tahallul Sani/Qubra</span>. Melepaskan diri dari keadaan Ihram setelah melakukan ketiga ibadah secara Lengkap yaitu sebagai berikut : Melontar Jumrah Aqabah. Bercukur dan Tawaf Ifadah, Sa&#8217;I</p>
<p><a href="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/01/tahallul1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-140" title="TAHALLUL" src="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/01/tahallul1.jpg?w=655" alt="Tata cara Tahallul"   /></a></p>
<br />Posted in Pengetahuan Haji &amp; Umrah Tagged: manasik haji, Tahallul.tata cara tahallul <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/138/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=138&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/26/penjelasan-tahallul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/01/tahallul1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">TAHALLUL</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENJELASAN SAI</title>
		<link>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/26/penjelasan-sai/</link>
		<comments>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/26/penjelasan-sai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 03:47:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Haji & Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[Cara SAI]]></category>
		<category><![CDATA[gambar sai]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[penjelasan sai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travelhaji.wordpress.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Ibadah Sa&#8217;i merupakan salah satu rukun Haji dan umrah yang dilakukan dengan berjalan kaki ( berlari &#8211; lari kecil )bolak &#8211; balik  7 kali dari Bukit Safa ke Bukit Marwah dan sebaliknya. Kedua bukit yang satu sama lainnya berjarak sekitar 405 meter. ketika melintasi  Bathnul Waadi yaitu kawasan yang terletak diantara bukit Shafa dan bukit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=134&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ibadah Sa&#8217;i merupakan salah satu rukun Haji dan umrah yang dilakukan dengan berjalan kaki ( berlari &#8211; lari kecil )bolak &#8211; balik  7 kali dari Bukit Safa ke Bukit Marwah dan sebaliknya. Kedua bukit yang satu sama lainnya berjarak sekitar 405 meter. ketika melintasi  Bathnul Waadi yaitu kawasan yang terletak diantara bukit Shafa dan bukit Marwah (saat ini ditandai dengan lampu neon berwarna hijau) para jama&#8217;ah pria disunatkan untuk berlari-lari kecil sedangkan untuk jama&#8217;ah wanita berjalan cepat. <span id="more-134"></span>Ibadah Sa&#8217;i boleh dilakukan dalam keadaan tidak berwudhu dan oleh wanita yang datang Haid atau Nifas.</p>
<p><a href="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/01/sai.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-135" title="sai" src="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/01/sai.jpg?w=655" alt=""   /></a></p>
<br />Posted in Pengetahuan Haji &amp; Umrah Tagged: Cara SAI, gambar sai, Ibadah Haji, penjelasan sai <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/travelhaji.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/travelhaji.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/travelhaji.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/travelhaji.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/travelhaji.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/travelhaji.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/travelhaji.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/travelhaji.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/travelhaji.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/travelhaji.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/travelhaji.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/travelhaji.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/travelhaji.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/travelhaji.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=travelhaji.wordpress.com&amp;blog=10918795&amp;post=134&amp;subd=travelhaji&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travelhaji.wordpress.com/2010/01/26/penjelasan-sai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0774b916a8b044f1d7f122fe9029d4f7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chokey</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://travelhaji.files.wordpress.com/2010/01/sai.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sai</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
